Memahami Fenomena Alam, Mencegah Banjir「Indonesia Presidents Cup betting」 Bandang Berulang

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Permainan terbaik baccarat

BIndonesia Presidents Cup bettingerkIndonesia Presidents Cup bettingaca dari pepatah bijak tersebut, kita sebagai maIndonesia Presidents Cup bettingnusia yang berakal budi dan beradab semestinya dapat menarik pelajaran dari setiap peristiwa yang telah terjadi, bertambah bijaksana serta tidak mengulangi tindakan yang dapat memicu terjadinya lagi bencana yang sama.

Oleh: Prof. Dr. Ignasius D.A. Sutapa, MSc.

Baca juga: Banjir di Banten, BMKG Sebut Hari Ini dan Besok Masih Berpeluang Hujan

Ada benarnya memang, kalau melihat berbagai kejadian di dunia ini khususnya bencana terkait air (bencana keairan) seperti banjir, longsor, pencemaran, kekeringan dan lain-lain yang sering kali terjadi dan berulang.

Seringkali kita dibuat kaget atau merasa terhenyak dengan bencana banjir yang terjadi di beberapa wilayah di tanah air. Informasi terbaru adalah banjir yang merendam ratusan rumah di Banten pada Selasa, Indonesia Presidents Cup betting14 September 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Beberapa minggu sebelumnya, tepatnya pada hari Kamis 19 Agustus 2021, banjir yang tidak kurang dahsyatnya juga menerjang wilayah Kabupaten Katingan – Kalimantan Tengah. Di samping melanda semua kecamatan yang berjumlah 13 di Kabupaten ini, luapan air sungai Katingan belum surut dan dampaknya belum dapat diatasi sampai hari ini.

Hal ini menunjukan bahwa bencana meteorologis perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah dan semua stakeholders dalam melakukan upaya preventif, mitigatif dan adaptatif agar kejadian bencana dapat dicegah atau dikurangi dampaknya.

Catatan penting lainnya adalah kecenderungan peningkatan jumlah kejadian bencana banjir dalam 10 tahun terakhir sejak 2011 sampai dengan 2020. Jumlah banjir pada tahun 2011 tercatat 514 dan meningkat menjadi 1276 kejadian di tahun 2019 atau lebih dari dua kali lipat seperti ditunjukan dalam Gambar 1.

Gambar 1. Kecenderungan peningkatan jumlah kejadian banjir dalam 10 tahun terakhir

Melihat fakta bahwa bencana keairan termasuk banjir terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, hal ini menimbulkan pertanyaan apa yang sebenarnya terjadi, bagaimana kita harus bersikap serta apa yang semestinya dilakukan?

Bila ditarik mundur lebih ke belakang, sejak bulan Januari sampai dengan Agustus 2021, BNPB telah mencatat sebanyak 1.667 kejadian bencana alam yang sebagian besar (87.52 %) termasuk bencana keairan seperti banjir 676, puting beliung 452, tanah longsor 328 dan kekeringan 3 kejadian.

"TAK ada sesuatu yang baru di bawah matahari, apa yang pernah ada akan ada lagi, dan apa yang pernah dibuat akan dibuat lagi”, merupakan pepatah orang bijak yang mungkin sering kita dengar [PKH, 1:9].

Sebelumnya pada hari Senin 6 September 2021, banjir bandang juga melanda Kabupaten Bogor – Jawa Barat. BPBD Kabupaten Bogor mencatat bahwa banjir ini disebabkan oleh meluapnya sungai Cidurian dan berdampak terhadap infrastruktur, pemukiman penduduk, sarana umum dan sosial, dan lain-lain yang berada di empat Kecamatan, yaitu Sukajaya, Jasinga, Nanggung dan Cigudeg.

Peristiwa tersebut tentu saja menimbulkan kerugian yang sangat besar baik korban jiwa meninggal dunia, hilang, luka-luka dan mengungsi serta kerugian material seperti kerusakan permukiman penduduk, fasilitas umum, perkantoran dan sarana jalan dan lain-lain.